KEPUTUSAN BERHIJAB ARTIS CANTIK DONITA DALAM PRINSIP KOMUNIKASI ISLAM
Jilbab adalah suatu kewajiban yang diperintahkan oleh Allah yang sudah jelas diterangkan dalam Al Qur’an. Dilihat dari penggunaan Jilbab sebagai tujuan menutup aurat akan berpengaruh terhadap perilaku keberagamaan Manusia. Sikap keagamaan tidak terlepas dari keberadaan agama. Apabila telah terpola dalam pikiran bahwa agama itu sesuatu yang benar maka apa saja yang menyangkut dengan agama akan membawa makna positif.
Islam sangat terkait erat mengenai konsep aurat. Terlebih lagi seorang perempuan. Batasan aurat yang telah dijelaskan dalam Islam tersebut sebagai salah satu solusi untuk memberikan perlindungan terhadap perempuan. Seorang perempuan muslimah menutup aurat terutama mengenai penggunaan Jilbab adalah wajib hukumnya.
Fenomena yang terjadi pada saat ini Artis cantik Donita mengunggah Foto dirinya berhijab di tahun 2019. Sempat menjadi perbincangan Publik yang turut bahagia karena telah memutuskan berhijab. Donita Menceritakan Bahwasanya Ia di mimpikan sang anak untuk berhijab karena takut di Hukum Allah karena tidak menutupi Auratnya.
Seperti yang kita ketahui Tuntutan sebagai artis Harus berpenampilan semenarik mungkin, agar terlihat professional di depan kamera. saat ini, ketika teknologi komunikasi semakin berkembang, media internet dan media sosial menjadi salah satu kekuatan dalam upaya memengaruhi khalayak.
Itulah yang menjadi pertimbangan Donita sebelum memantapkan untuk berhijab. Istri Dari Adi Nugroho itu sempat berkomunikasi dengan sang suami untuk menanyakan perihal dirinya yang di mimpikan sang anak untuk menutup Aurat.
Tak tinggal diam, bagi Donita salah satunya cara untuk mewujudkan Keputusan nya perlu adanya komunikasi dengan suami serta keluarga. Dengan berkomunikasi masalah, informasi bias terpecahkan. omunikasi merupakan bagian kekal dari kehidupan manusia, seperti halnya bernapas, sepanjang manusia hidup, maka manusia perlu Wilbur Schramm menyatakan, “Wecannot not communicate:’ Kita tidak bisa untuk tidak berkomunikasi
Ada baiknya ketika kita berkomunikasi di media sosial memperhatikan prinsip komunikasi dalam perspektif Islam.Prinsip komunikasi Islam selaras dengan filosofi kearifan lokal budaya Indonesia karena adanya proses akulturasi budaya antara Islam dan budaya Indonesia
Dari fenomena tersebut Donita tidak semudah mengambi keputusan. Untuk menjadi umat islam yang bertakwa begitu banyak cobaan yang datang. Perlawanan perlawanan dari Beberapa Fans dan tuntutan pekerjaan menjadikan alasan untuk mengurungkan niat.
Keputusan Terbesar dalam hidupnya takan pernah ia lupakan. Banyak pelajaran yang ia ambil dalam berkomunikasi untuk memecahkan masalah. Dalam artikel ilmiah kali ini akan menjelaskan sedikit prinsip prinsip komunikasi dalam islam sesuai dengan fenomena yang terjadi :
1) Prinsip Qaulan Sadida
Prinsip ini mengandung bahwa setiap muslim harus menyampaikan sesuatu informasi dengan benar dan jujur. Menyampaikan sesuatu dengan faktanya. Pada kasus Donita ia menyampaikan Mimpinya kepada sang suami serta keluarga dekat
Dalam Al-Quran Di sebutkan (Al-Ahzab 30:70)
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ
Artinya : Wahai oarng orang yang beriman Bertakwalah kamu kepada Allah dan Ucapkanlah Perkataan yang Benar.
2) Prinsip Qaulan Baligha
Kata Baligh Tepat, Lugas, Fasih dan jelas maknana. Artinya komunikasi harus tepat sasarn, gaya dalam penyampaian pesan harus sesuai, dan mudah dimengerti.
(QS. Al-Ibrahim 14:4)
وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا بِلِسَانِ قَوْمِهٖ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ ۗفَيُضِلُّ اللّٰهُ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَهُوَالْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Artinya : Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, agar dia dapat memberi penjelasan kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
3) Qaulan Ma’rufa
Prinsip komunikasi ini merupakan jalan tengah antara komunikasi dalam high context culture dan low context culture. Qaulan ma’rufa mempunyai arti sebagai perkataan yang baik, ungkapan yang pantas, santun, dan tidak menyakitkan atau menyinggung perasaan. Ma’rufa adalah perkataan yang indah dan tidak mengandung unsur sindiran yang dapat menyinggung perasaan orang lain.
Dalam kasus ini Donita Berbicara baik baik dengan keluarga terdekat atas apa yang terjadii dan agar tidak menyakiti hati siapun.
(QS. Al-Ahzab:32)
يٰنِسَاۤءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَاَحَدٍ مِّنَ النِّسَاۤءِ اِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِيْ فِيْ قَلْبِهٖ مَرَضٌوَّقُلْنَ قَوْلًا مَّعْرُوْفًاۚ
Artinya : Wahai istri-istri Nabi! Kamu tidak seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (melemah lembutkan suara) dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.
4) Qaulan Karima
Di dalamnya mengandung perkataan yang mulia dan disampaikan dengan penuh hormat agar dapat menjalin relasi dan hubungan tata krama dan etiket-etiket dalam berkomunikasi.
(QS. Al-Israa’, 17:23)
وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْلَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا
Artinya : Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.
5) Qaulan Layyina
Prinsip komunikasi ini memberi pelajaran kepada umat manusia untuk selalu respek kepada siapapun lawan bicara kita, termasuk orang yang telah menzalimi kita
(QS. Al-Hujurat:2)
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَرْفَعُوْٓا اَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوْا لَهٗ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْلِبَعْضٍ اَنْ تَحْبَطَ اَعْمَالُكُمْ وَاَنْتُمْ لَا تَشْعُرُوْنَ
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap yang lain, nanti (pahala) segala amalmu bisa terhapus sedangkan kamu tidak menyadari.
6) Qaulan Maysura
Mengacu kepada sebuah perkataan yang mudah dicerna, mudah dimengerti, dan gampang dipahami oleh khalayak. Prinsip ini mengajarkan nilai keharmonisan dalam menjalin suatu hubungan sosial
(QS Al-Isra : 29)
وَاِمَّا تُعْرِضَنَّ عَنْهُمُ ابْتِغَاۤءَ رَحْمَةٍ مِّنْ رَّبِّكَ تَرْجُوْهَا فَقُلْ لَّهُمْ قَوْلًا مَّيْسُوْرًا
Artinya : Dan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan yang lemah lembut
Prinsip Prinsip Komunikasi ini lah yang menjadi landasan dari Keputusan Donita. Sebagaimana mestinya Manusia Makhluk social membutuhkan bantuan dari orang lain. Proses menyampaikan pesan kepada orang lain melalui komunikasi menurut syariat islam.
Keputusan terbesar Donita ini akhirnya Terlaksanakan ia memantapkan Berhijab atas kemauan sendiri dan dukungan dari suami serta keluarga, tidak peduli jika ada hambatan pekerjaan karena ia paham Rezeki sudah Allah SWT yang mengatur yang penting ia telah melaksanakan kewajiban nya sebagai umat muslim.
Oleh karena itu kita telah menjadikan perubahan pada setiap individu dalam segala segi aspek diri manusia terkhususnya perempuan. Perempuan memiliki kedudukan dalam Islam merupakan subjek kontroversi tak ada henti-hentinya dikalangan kaum Muslim terpelajar, sejak Mereka Mendapat Pengaruh pergaulan Barat.
Sumber :
Saggaf, MI, Arif, MW, Habibie, M., & Atqiya, K. (2021). Prinsip Komunikasi Islam Sebagai Etika Bermedia Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi , 1 (01), 15-29
Jufri, M. (2015). Prinsip-prinsip Komunikasi dalam Alquran. KOMUNIDA: Media Komunikasi dan Dakwah, 5(2), 135-159.
Hadiansyah, S. (2022, Juni 22). Donita Curhat Takut di bully warganet karena salah kenakan hijab. Retrieved from Liputan 6: https://www.liputan6.com/showbiz/read/3996295/donita-curhat-takut-di-bully-warganet-karena-salah-kenakan-hijab
Wijayanti, R. (2017). Jilbab Sebagai Etika Busana Muslima dalam Perspektif Al-Quran. Jurnal StudI Islam, 151-169.
Komentar
Posting Komentar